(Foto : Dokumentasi Kominfotik Jakut)

JAKARTA – Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) berupa sepuluh kilogram beras mulai disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Jakarta Utara mulai Senin (9/8) mendatang.

Kerumunan dihindarkan dalam proses penyaluran bansos tersebut guna mencegah terjadinya klaster baru penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Kami menghimbau agar proses penyaluran bansos ini tidak memicu terjadinya kerumunan,” kata Rosihan, Kepala Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Utara saat dikonfirmasi, Jumat (6/8).

Teknis penyalurannya, dijelaskan Rosihan memastikan beras didrop dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya ke kantor kelurahan atau langsung menuju kantor sekretariat Rukun Warga (RW).

Dari sana, dimintanya bansos langsung disalurkan ke setiap rumah KPM melalui petugas yang ditunjuk.

“Nanti juga ada petugas kami dari (Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta) mengawasi proses penyaluran bansos ini agar sesuai dengan protokol kesehatan,” jelasnya.

Rosihan menerangkan, sebanyak 210.444 KPM di Jakarta Utara terdaftar sebagai KPM bantuan sosial baik Bantuan Sosial Tunai (BST) maupun Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) yang telah dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi DKI Jakarta.

28.977 KPM diantaranya masih dalam proses verifikasi dan sinkronisasi data milik Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Reporter : Bintarsih

Editor : Angie